• Meta

  • Arsip

  • April 2015
    M S S R K J S
    « Mar   Jan »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  

MESIAS DARI ALLAH (SS: 15 APRIL 2015)

Bacalah Lukas 9:18-27. Mengapakah, Yesus bertanya kepada murid-murid pertanyaan yang jawabannya Ia telah ketahui? Pelajaran apakah yang Ia hendak ajarkan kepada mereka bukan saja mengenai diri-Nya tetapi mengenai apa artinya mengikut Dia?

“Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Lukas 9:20). Pertanyaan yang Yesus tanyakan 2000 tahun yang lalu masih membayangi sejarah. Manusia telah memberikan begitu banyak jawaban yang berbeda. Seorang Mahaguru. Seorang pakar etika. Perwujudan kebenaran. Sebuah monumen pengorbanan diri. Seorang nabi pemberani. Seorang pembaru sosial. Panutan hebat akan segala-galanya bagaimana umat manusia itu seharusnya. Tetapi tidak ada jawaban selain pengakuan yang keluar dari mulut Petrus terhadap pertanyaan aslinya yang dapat menjawab.

Setelah menunjukkan otoritas-Nya atas alam (Lukas 8:22-25), kuasa-Nya atas roh jahat (ayar 26-35), kekuatan-Nya atas penyakit (Lukas 5:12-15. 8:43-48), kemampuan-Nya memberi makan 5000 orang dari hampir tidak ada apa-apa (Lukas 9:13-17), kuasa-Nya atas kematian itu sendiri (Lukas 8:51-56) — Yesus menantang murid-murid-Nya hanya dengan dua pertanyaan: Pertama, apa kata orang akan diri-Nya. Dia tidak bertanya untuk mengetahui sesuatu yang Dia belum tahu. Melainkan, Dia bertanya untuk menolong mereka mengerti siapa Dia, yang justru, akan menuntut dari mereka komitmen yang akan mengorbankan segala-galanya.

“Pengetahuan kita akan Yesus jangan pernah hanya belajar dari orang lain. Barangkali kita telah mengetahui setiap keputusan yang dijatuhkan kepada Yesus; barangkali kita telah mengetahui segala hal mengenai Kristus yang pikiran manusia dapat pikirkan; kita barangkali dapat memberikan ringkasan yang baik akan ajaran mengenai Yesus dari masing-masing pemikir dan ahli teologi besar dan tetap bukan seorang Kristen. Kekristenan jangan hanya mengetahui tentang Yesus; tetapi mengenal Yesus. Yesus Kristus menuntut keputusan pribadi. Ia tidak bertanya kepada Petrus saja, Ia bertanya kepada masing-masing kita: ‘Menurut kamu, siapakah Aku ini?‘” – William Barclay, The Gospel of Matthew. (Bangalore: Theological Publications in India, 2009), jld. 2, hlm. 161.

Jawaban kita untuk pertanyaan yang Yesus tanyakan tidak boleh kurang dari pengakuan Petrus: Yesus adalah “Mesias dari Allah.” (Lukas 9:20). Kristus artinya “Yang Diurapi.” Mesias, yang misinya bukanlah pembebas politis tetapi Juruselamat yang akan membebaskan manusia dari cengkeraman Setan dan dosa dan menahbiskan kerajaan kebenaran.

Tidaklah cukup hanya sekadar mengetahui siapa Yesus itu. Justru, kita perlu mengetahui diri-Nya bagi diri kita. Jika. kemudian, Anda menyatakan mengenai Yesus—apakah, sebenarnya, yang Anda ketahui mengenai Dia? Dengan kata lain. apa yang pengetahuan Anda tentang Yesus, mengajarkan kepada Anda mengenai Dia dan mengenai seperti apa Dia itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: