• Meta

  • Arsip

  • April 2015
    M S S R K J S
    « Mar   Jan »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  

PERSIAPKAN JALAN TUHAN (SS: 05 APRIL 2015)

Dalam Lukas 3, Yohanes muncul dengan perannya yang unik dan penting dalam sejarah keselamatan. Apa pun yang orang katakan tentang khotbah Yohanes, dia tidak membumbui kata-katanya untuk menyenangkan orang banyak.

Bacalah Lukas 3:1-14. Kata-katanya penuh dengan kebenaran penting, bukan hanya bagi mereka yang mendengarkannya saja, tetapi bagi kita semua. Apakah hal-hal utama yang dapat Anda ambil dari apa yang Yohanes katakan di sini?

Pertobatan bukan hanya gagasan teoritis. Hal itu adalah gaya hidup. Kata ini berasal dari bahasa Yunani metanoia. yang berarti perubahan pikiran, dan hal ini menuntun kepada hidup baru.

“Baptis” berarti mencelupkan atau membenamkan seluruhnya dalam air. Pencelupan memiliki makna yang mendalam. Bahkan sebelum zaman Yohanes, orang Yahudi telah memiliki makna yang melekat mengenai baptisan selam. Hal itu telah biasa dilakukan ketika seorang penganut agama kafir memilih untuk bergabung dengan agama Yahudi.

Dengan mengajak orang-orang Yahudi untuk dibaptis, Yohanes Pembaptis menetapkan prinsip baru: Baptisan adalah kesempatan seseorang untuk meninggalkan cara-cara lama yang berdosa dan mempersiapkan dirinya bagi kedatangan Mesias. Dengan demikian Yohanes Pembaptis memperkenalkan tindakan simbolis penolakan terhadap dosa dan pengabdian kepada cara hidup yang baru sebagai warga kerajaan Mesias, yang akan segera dimulai. Yohanes dengan cepat menambahkan bahwa ia membaptis hanya dengan air, tetapi Dia yang akan datang “akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api” (Lukas 3:16). Dengan demikian, pokok penting dibuat: Baptisan sebagai tindakan pembenaman dalam air hanya merupakan simbol lahiriah dari perubahan batiniah—sebuah perubahan yang pada akhirnya akan dimeteraikan oleh baptisan Roh Kudus.

Bacalah Roma 6:1-6. Pelajaran rohani apakah yang Rasul Paulus gambarkan dari tindakan baptisan? Perhatikanlah perbandingan yang dia buat antara tindakan pembenaman dan keluar dari air dengan mati bagi dosa dan hidup bagi kebenaran. Bagaimanakah Anda mengalami realitas kehidupan baru di dalam Kristus? Bagian-bagian apakah yang masih tetap “terendam”?

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: