• Meta

  • Arsip

  • April 2015
    M S S R K J S
    « Mar   Jan »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  

SAYA MENDENGAR DIA LEWAT (RP: 3 APRIL 2015)

“Janganlah biarkan orang yang terinjak-injak kembali dengan kena noda. Biarlah orang sengsara dan orang miskin memuji nama-Mu” (Mazmur 74: 21).
“Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Matius 25:40).
 
Pertama-tama, marilah kita mengenali sifat kemiskinan. Apakah itu kemiskinan ide, pengembangan spiritual, kesehatan emosional, atau kekayaan? Kita perlu menyadari bahwa kita harus selalu mengevaluasi kata “miskin” terhadap beberapa ukuran. Dalam hal kekayaan finansial, ketika dibandingkan dengan tenaga kerja pencuci piring di sebuah restoran cepat saji, maka saya kaya. Tetapi bila dibandingkan dengan 500 orang eksekutif Fortune, maka saya miskin.
 
Kedua, orang-orang dan keluarga cendrung bergerak masuk dan keluar melewati kemiskinan. Banyak orang kaya telah menjadi miskin, sementara banyak orang miskin bekerja keras dan menjadi kaya.
 
Ketiga, akan selalu ada orang miskin di antara kita. (Lihat Ulangan 15: 11 dan Matius 26: 11).
 
Akhirnya, kita tidak boleh lupa bahwa Kristus menjadi miskin sehingga kita bisa menjadi kaya (2 Korintus 8:9).
 
Apakah Kristus membiarkan orang miskin ada di antara kita sehingga kita belajar bagaimana mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri, bagaimana menunjukkan kasih, bagaimana menjadi lebih baik dan murah hati kepada semua orang ? (Lihat Yakobus 2; Amsal 19:7; Ulangan 15:7).
 
Tidakkah Yesus berjalan dengan sepatu usang orang miskin setiap hari? Jika kita peka, kita kita akan mendengar Yesus lewat dengan berjalan terseok-seok kepada seorang tunawisma. Ketika kita diminta untuk membantu sesama, kita akan mendengar Dia lewat dekat troli kosong seorang ibu tunggal.atau jika kita mendengarkan dengan seksama, kita akan mendengar-Nya dalam erangan pengusaha yang bangkrut dan kehilangan kekayaannya. Dengar! Apakah Anda mendengar Dia lewat dalam isak tangisan seorang remaja yang baru diperkosa, atau anak yang diabaikan? Apakah Anda mendengar-Nya dalam permintaan seorang tetangga yang membutuhkan bantuan untuk mengeringkan ruang bawah tanah mereka setelah banjir? Bagaimana dengan siswa yang meminta untuk diajar atau permintaan bantuan di ruang Sekolah Sabat anak-anak, permohonan bantuan janda tua yang miskin? Atau sepasang yang baru bertunangan yang meminta penyuluhan? Apakah itu juga, suara Yesus yang sedang lewat?
 
Buka telinga hati saya, ya Tuhan. Biarkan saya mendengar panggilan-Mu dalam kebutuhan mereka yang lewat di sekitar saya hari ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: