• Meta

  • Arsip

  • Maret 2015
    M S S R K J S
    « Nov   Apr »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  

DIA BERSINAR DALAM SEMUA KEADILAN (RP: 1 APRIL 2015)

“Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: ‘Allahmu itu Raja!’” (Yesaya 52: 7).
 
Hal ini benar menyedihkan jika Anda berhenti  dan berpikir tentang hal itu, atau jika Anda membaca dengan teliti berita dunia. Jika di awal hama  tidak merusak tanaman tomat yang indah di kebun Anda, maka penyakit busuk daun akan terjadi kemudian. Orang yang dicintai dan teman-teman mati sebelum waktunya karena kanker bahkan anak yang masih muda. Sumur minyak retak lalu membentuk lubang besar, cairan hitam minyak mentah pun tumpah dan tampaknya tak seorang pun tahu bagaimana menghentikannya. Bunga mawar yang indah memiliki duri tajam yang jahat. Dan seolah-olah untuk menambahkan perusakan, gempa raksasa meruntuhkan rumah-rumah dan bagunan bisnis, membunuh dan melukai jutaan orang. Di tempat yang jauh,tsunami mengejutkan wisatawan demikian juga warga, menyapu bersih semuanya. Tambahkanlah ke skenario yang kacau ini perang , kelaparan, ketidakstabilan politik dan Anda memiliki cukup alasan untuk menjadi depresi. Tidak ada keraguan tentang hal itu. Kabar di dunia kita yang sakit dosa adalah menyedihkan. Ini bukan gambaran yang menyenangkan.
 
Bukan seperti melempar koin menunggu nasib, tetapi marilah kita aktif mencari yang baik dan yang indah. Meskipun dosa meliputi  dan merusak dunia dengan mengerikan, namun dunia kita masih dipenuhi keindahan yang menakjubkan, sebagai bukti kekuatan kreatif dan keangungan Allah. Jika kita masih bisa menemukan sebuah pulau surga, air terjun menjulang megah, pantai yang permai, jalan hutan yang tenang, terumbu karang yang berwarna- warni, danau yang bening dan indah, matahari terbenam di gurun, hamparan lautan yang luas, sungai mengalir tenang, pemandangan pegunungan, taman di pinggir danau, dan sebagainya. Bila ingin mencari  “semua yang adil,” maka hitunglah hal-hal itu. Bagaimanapun juga semua keindahan ini, akan memberikan gambaran kepada pernyataan kasih Kristus di kayu salib.
 
Penderitaan Kristus secara fisik di kayu salib tidak berarti apa-apa dibandingkan rasa sakit-Nya terpisah dari Bapa-Nya. “Allahku, Allahku, mengapakah Engakau meninggalkan Aku?” (Matius 27: 46). Tidak dapat dipertanyakan, di salib Kristus menggalami yang terburuk yang dapat ditanggung dunia kita yang sakit dosa ini. Tidak ada lagi berita yang lebih menyedihkan. Tapi dibalik kematian dan kebangkitan-Nya, berubah menjadi cerita yang paling indah. Kabar baiknya adalah bahwa Kristus mengalahkan si jahat. Kristus sangat mengasihi saya dan Dia membayar harga tertinggi untuk dosa saya sehingga saya dapat memiliki hidup. Allahku, Juruselamatku! Dialah yang terindah dari semuanya.
 
Secara sederhana, saya tidak mengerti semua kejahatan yang saya lihat di dunia ini, Tuhan, tapi saya percaya bahwa suatu hari nanti kabut akan terangkat, keharmonisan yang abadi akan muncul, dan semua penyakit akan diselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: