• Meta

  • Arsip

  • Februari 2012
    M S S R K J S
    « Jan   Mar »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    26272829  

LADANG ITULAH DUNIA

Yesus berkata kepada mereka: 'Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Ku-jadikan penjala manusia.' (Bacaan: Matius 4:18-22)

Penurutan mereka yang tanpa pamrih yang tidak disertai dengan janji upah, tampaknya amat mengherankan; tetapi perkataan Kristus merupakan sebuah undangan yang memiliki kuasa yang sukar ditahan. Kristus ingin membuat nelayan yang rendah hati ini dalam hubungan dengan Dia-menjadi alat menarik orang dari pelayanan kepada setan, lalu menempatkan mereka di bawah tugas pelayanan bagi Allah. Di dalam pekerjaan inilah mereka akan menjadi saksi-Nya, menyampaikan kepada dunia ini kebenaran-Nya yang tidak berbaur dengan tradisi dan ilmu pengetahuan manusia yang menyesatkan. Dengan memperaktekkan kebijakan-Nya, dengan berjalan dan bekerja dengan-Nya, mereka akan disanggupkan menjadi penjala manusia.

Banyak pelajaran yang dapat kita timba dari pengalaman Para Rasul itu. Dalam Soal kebenaran, para murid ini keras bagaikan baja. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau gagal atau cepat merasa kecewa. Dalam tugasnya mereka menunjukkan rasa hormat yang penuh dan dengan semangat yang berkobar-kobar bagi Allah, penuh dengan maksud, aspirasi yang luhur.

Kekayaan ada pada mereka, tetapi kekayaan pada pikiran dan kebudayaan jiwa; dan kekayaan yang seperti ini dapat diperoleh orang yang menjadikan Tuhan yang pertama dalam segala hal, banyak yang terakhir maupun yang terbaik di dalam segala sesuatu. Pekerja dengan tabiat seperti inilah yang sangat diperlukan dewasa ini, manusia yang mau mengabdikan dirinya tanpa pamrih ke dalam tugas pelayanan kerajaan Allah, kepada dunia yang terbaring dalam kejahatan. Dunia ini memerlukan manusia yang berpikir, manusia yang memiliki prinsip, manusia yang senantiasa bertumbuh dalam pemahaman dan pengenalan.

Injil kepada Segenap Penjuru Negeri

Kebenaran itu harus bersinar dimana-mana supaya hati manusia dapat dibangunkan dan ditobatkan. Injil itu disiarkan kepada seluruh bangsa. Hamba-hamba Allah haruslah bekerja di tempat terdekat maupun di tempat yang jauh, meluaskan ladang kebun anggur yang telah digarap, dan pergi ke daerah yang jauh dari perbatasannya.

Keadaan dunia kini amat mengerikan seolah-olah menunjukkan bahwa kematian Kristus adalah sia-sia dan tampaknya justru setanlah yang menang. Pekabaran, amaran yang kudus ini harus diumumkan di ladang yang sukar sekalipun dan di kota-kota yang paling bejat, di segala tempat dimana terang besar pekabarn injil tiga malaikat belum bersinar. Kita membutuhkan iman yang teguh dan hidup serta keberanian yang tidak tergoyahkan. Walau bekerja kita sangat singkat, maka kita pun harus bekerja dengan giat.

"Ladang ialah dunia" (Matius 13:38). Pemahaman kita atas suruhan ini lebih baik dibandingkan dengan Para Rasul yang menerima tugas ini, untuk memberitakan injil. Seluruh dunia ini merupakan sebuah ladang yang luas bagi missianaris, dan kita yang sudah lama mengetahui pekabaran injil harus diberanikan oleh pikiran bahwa ladang yang dahulu sukar dimasuki kini sudah jauh lebih mudah dimasuki. Negeri-negeri yang dahulu menutup pintu terhadap injil sekarang sudah membuka pintunya dan meminta supaya Firman Tuhan diterangkan kepada mereka. Para Raja dan bangsawan telah membuka pintu-pintu mereka yang sekian lama tertutup itu, menghimbau berita tentang salib itu sampai kepada mereka.

” Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan keklaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atsamu, dan kemuliaan-Nya menjadi atasmu. Bangsa-bangsa datang berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Angkatlah mukamu dan lihatlah sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Pada waktu itu engkau akan heran melihat dengan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu” (Yesaya 61:1-5).

Orang yang memandang kasih Kristus yang amat besar itu akan memiliki pikiran yang luhur, hati yang bersih dan memiliki tabiat yang sudah diubah. Ia akan keluar menjadi terang dunia, memantulkan beberapa tingkat kasih yang penuh rahasia itu.

Pelayan Injil. Hlm.20-24

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s