• Meta

  • Arsip

  • Desember 2011
    M S S R K J S
    « Nov   Jan »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

KESEMPURNAAN TABIAT

Kesempurnaan tabiat adalah sebuah aspek dalam peristiwa-peristiwa hari-hari terakhir.
Bagian utama ini sebenarnya harus ditempatkan sebelum persatuan gereja-negara dan hukum hari Minggu nasional karena ketika itu terjadi, namun dengan menempatkannya di sini, anda akan dapat membandingkan dengan lebih baik dengan lima topik yang berhubungan erat: meterai Tuhan, penghakiman kepada orang yang hidup, penghapusan dosa, perkawinan, dan hujan akhir. Karena keenam topik ini saling berkaitan erat dan harus dipelajari bersama-sama, semuanya ditempatkan berdekatan satu sama lain dalam pelajaran-pelajaran peristiwa hari-hari
terakhir.
Pertama-tama adalah kesempurnaan tabiat. Ini adalah peristiwa yang berlangsung terus yang sedang terjadi sekarang. Kemudian, setelah persekutuan gereja-negara dan pemberlakuan hukum hari Minggu nasional yang menghasilkan pembentukan patung binatang itu, penghakiman berlaku bagi orang yang hidup ketika pria dan wanita membuat keputusan cerdas mereka untuk memelihara secara kudus Sabat Alkitab atau tunduk kepada anak kepausan.
Kemudian, secara berurutan terhadap orang yang benar, datanglah meterai Tuhan, penghapusan dosa, perkawinan di Bilik Maha Suci, dan hujan akhir. Sebaliknya, pada saat yang sama, orang jahat mem-buat keputusan dan menerima tanda binatang, dan bahkan kecurahan semangat dan kebencian iblis yang lebih besar dibandingkan yang mereka miliki sebelumnya.
Kesempurnaan tabiat adalah sebuah konsep yang banyak disalahartikan, yang semata-mata berarti “ketaatan kepada hukum-hukum Tuhan melalui kebaikan Yesus Kristus yang memampukan.” Orang-orang yang tidak mau taat sepenuhnya kepada hukumhukum Tuhan, mengolok-olok gagasan ini dengan menyebut “perfeksionisme.” Mereka ingin berpegang kepada dosa-dosa yang mereka sukai, dan menolak suara-suara Roh untuk melepaskannya, dengan menyatakan bahwa ketaatan yang sempurna adalah hanya sebuah gagasan fanatik. Menurut mereka, terlalu besar pengorbanan untuk meninggalkan dosa bagi Tuhan mereka. Mereka lebih suka hidup dalam penipuan diri bahwa mereka memiliki keduanya yaitu keselamatan dan dosa.
Namun ada orang-orang yang sangat kuat berpegang kepada Yesus dan melakukan segala yang diperintahkanNya di dalam FirmanNya yang kudus. Kelompok ini, dalam penyerahan penuh sukacita kepada Juruselamat mereka, meninggalkan dosa-dosa mereka
dengan iman di dalam kasih karunia Yesus Kristus yang memampukan mereka melakukannya.
Ada empat kesalahan tentang mengalahkan dosa, yang harus disebutkan di sini:
(1) kesalahan bahwa kita dapat melawan atau mengalahkan dosa dengan kekuatan kita sendiri.
(2) Kesalahan bahwa kita tidak dapat melawan atau mengalahkan dosa di dalam hidup ini sebelum kedatangan Kristus yang kedua.
Ada orang-orang yang berpendapat bahwa kita dapat dengan senang melanjutkan hidup di dalam dosa-dosa dan nafsu kita hingga Yesus kembali di langit dan memanggil umat-Nya untuk bertemu denganNya di udara! Mereka membayangkan bahwa proses pengubahan (yaitu ketika tubuh-tubuh orang percaya dipermuliakan) akan, juga meliputi penghapusan secara ajaib terhadap nafsu-nafsu jahat, kebiasaan-kebiasaan jahat, perzinahan, kerakusan dan cara-cara penipuan mereka, tanpa usaha atau penyangkalan diri. Sayangnya, pada saat ini, inilah ajaran tidak resmi dari banyak pemimpin.
Inilah jawaban atas kedua kesalahan tersebut :
Tanpa pertolongan dari Yesus Kristus satu-satunya Juru-selamat kita dari saat ke saat, kita tidak dapat melawan pencobaan, apalagi meninggalkan dosa-dosa yang disukai. Terhadap
diri kita sendiri kita tidak dapat melakukan apa-apa. Namun, di dalam dan melalui Kristus, kita dapat melakukan segala perkara yang diperintahkanNya di dalam FirmanNya yang kudus. Kristus adalah kemenangan kita. Dengan memandang kepadaNya dalam iman, kita dapat melakukan segala perkara yang diperintahkanNya. Pada setiap langkah Ia memperkuat kita bagi tugas yang kita hadapi, ketika kita mengarahkan mata kita tetap kepadaNya.
Yesus mati untuk menyelamatkan kita dari dosa. Ia melakukan ini dengan pemberian kasih karuniaNya. Namun ia tidak memberikan kasih karunia hari ini untuk kebutuhan esok hari. Kasih karunia datang ketika kita menerima Dia dan tinggal di dalam Dia. Kita harus menerima Dia dan hidup di dalam Dia seka-rang ini untuk dapat memiliki kasih karuniaNya sekarang ini.
Ada dua sisi tentang kasih karunia Kristus, sama seperti ada dua sisi pada setiap keping mata uang. Yesus memberikan kepada kita kasih karunia yang mengampuni dan kasih karunia yang memampukan kita.
Kasih karunia yang mengampuni membenarkan kita. Sementara kita memohon dengan rendah hari, dengan tulus dalam doa memintanya, dosa-dosa masa lalu kita diampuni, dan kita dibenarkan di hadapan Tuhan saat ini. Karena kita memandang kepada Tuhan akan pengampunan melalui Yesus Kristus AnakNya, dan karena kita melakukannya dengan maksud yang tulus dan jujur untuk meninggalkan dosa itu dan tidak berurusan lagi dengan dosa itu kita diampuni dan kita mengetahui hal itu.
Dan kemudian kita bangkit dan hidup di dalam kasih karunia yang memberi kemampuan.
Kasih karunia yang memampukan itu menguduskan; kasih karunia itu memberi kita kuasa untuk hidup benar, menuruti Firman Tuhan, mengalahkan dosa, dan hidup dengan penuh kebaikan, menolong, dan tidak mementingkan diri sendiri saat ini.
Akankah kasih karunia Kristus yang memampukan, yang diberikan sekarang ini, menolong kita di masa depan? Tidak, kasih karuniaNya ini adalah seperti roti manna; kita tidak dapat menyimpannya untuk kebutuhan keesokan harinya. Esok hari kita harus memperolehnya secara segar dari Dia ketika kita memberikan diri kita kepadaNya besok dan hidup di dalam Dia besok. Kekristenan adalah pengalaman Sekarang ini. Inilah sebabnya mengapa kita diajarkan bahwa tidak seorangpun harus diajarkan untuk merasa atau mengira mereka “selamat.” Kita dapat berada di dalam Kristus sekarang ini, karena inilah pengalaman kematian atau akhir masa pencobaan. Masa depan bukanlah milik kita; hanya masa kini. Hiduplah kebenaran masa kini, dan anda tidak perlu khawatir tentang masa depan. Inilah pekabaran dalam Matius 6:34.
Tindakan penyelamatan atau penebusan tidak datang hingga akhir, jikalau di dalam Kristus kita telah setia hingga akhir. Hanya ada satu jalan ke surga, dan itu adalah melalui salib dan bait suci. Setiap hari kita memikul salib kita, percaya dan menurut (yaitu menurut karena percaya), dan mengikut Kristus ke dalam bait suci di surga di mana Ia melayani kasih karuniaNya baru kepada kita.
Perlu dicatat di sini bahwa orang-orang yang ingin tetap tinggal di dalam dosa-dosa mereka menggunakan alasan yang salah dalam mengutuk orang-orang yang berusaha, di dalam Kristus, untuk meninggalkan dosa-dosa mereka. Alasan yang salah ini (yang ditemukan saat ini di dalam buku-buku denominasi tertentu) adalah bahwa tidak ada orang yang dapat melawan atau meninggalkan dosa sebelum Kedatangan Kedua (ketika Kristus dengan sekejap,
menghapuskan dosa sepenuhnya), karena Yesus tidak menolong siapapun yang melakukannya sebelum waktu itu, dan orang-orang yang mencoba melakukannya adalah melakukannya dengan kekuatan mereka sendiri dan oleh karenanya adalah orang-orang legalis, bangsat, dan dikutuk oleh Tuhan karena mencoba melakukannya.
Ini adalah sebuah teori yang jahat dan kejam. Karena sebagian orang yang mengaku Kristen mencintai dosa, mereka merancang teori-teori untuk menjelaskan ikatan mereka di dalam dosa dalam usaha yang sia-sia untuk menjadikannya tampak seolah-olah suatu usaha saleh untuk memanjakan diri dalam kejahatan. Untuk membenarkan ikatan-ikatan mereka sendiri sebagai “ikatan-ikatan rohani kepada Kristus,” mereka akan mencoba mengikat siapa
saja di dalam dosa tanpa pengharapan. Namun Alkitab dan Roh Nubuat mengajarkan pentingnya meninggalkan dosa sekarang, dan melalui Kristus itu dapat dilakukan sekarang.
(3) Kesalahan bahwa kita dapat terus di dalam dosa-dosa kita hingga hujan akhir secara ajaib menghapuskan dosa-dosa. Namun SEKARANGLAH kita harus meninggalkan dosa-dosa kita, bukan di masa depan yang ajaib. Selama bertahun-tahun, banyak orang telah
salah dengan menganggap bahwa dosa-dosa mereka akan dihapuskan secara misterius ketika hujan akhir turun. Pengharapan yang keliru ini secara jelas ditolak di dalam pernyataan dalam
Early Writings, 71. Bacalah secara teliti seluruh halaman itu.
(4) Kesalahan bahwa dosa-dosa kita tidak dapat dihapuskan hingga penghakiman dilakukan terhadap orang-orang yang hidup, di masa itu, jikalau kita tetap dalam pertobatan, dosa-dosa kita akan dihapuskan. Sebuah kelompok di awal tahun 1960-an percaya bahwa dosa-dosa mereka akan dihapuskan ketika penghakiman dilakukan bagi orangorang yang hidup, dan sebelum masa itu, mereka hanya perlu “berdoa bagi pertobatan” dan menunggu penghapusan dosa-dosa mereka yang akan terjadi di masa depan dalam sekejap mata. Konsep ini adalah sebuah kesalahan yang sangat serius.
Sekarang memang benar bahwa catatan dosa-dosa dari orang yang setia akan dibatalkan ketika pengadilan pemeriksaan berlaku atas nama-nama mereka. Namun itu terjadi
hanya karena pribadi-pribadi itu telah, di dalam kekuatan Kristus, sebelumnya meninggalkan dosa itu. Sekaranglah saatnya bagi kita untuk meninggalkan dosa, dalam persiapan bagi masa
ketika kasus kita akan diajukan ke pengadilan.
Firman Tuhan amat jelas tentang kapan dosa harus dihapuskan dari kehidupan kita. Pernyataan-pernyataan Roh Nubuat, sebagaimana diberikan dalam dua traktat kita sebelumnya, secara jelas menolak kesalahan-kesalahan itu. Traktat You Can Overcome [IC-1] (Anda dapat mengalahkannya) secara jelas menyatakan bahwa dosa-dosa kita DAPAT dihapuskan dan SEKARANGLAH saatnya bagi kita untuk meninggalkannya. Traktat The Center of the Crisis [IC-2] (Pusat Krisis) menunjukkan bahwa mereka harus meninggalkan dosa sebelum pemeteraian, hujan akhir, penutupan pintu kasihan, dan kedatangan Kristus kedua.
Berlawanan dengan kesalahan-kesalahan ini, dalam pelajaran ini, berikut ini, sangat jelaslah bahwa, di dalam kekuatan Kristus, dosa-dosa kita harus ditinggalkan SEKARANG sebelum krisis hukum hari Minggu dimulai. Ini adalah pekerjaan setiap hari, dan sejujurnya, adalah pekerjaan yang indah. Jam-jam kita yang paling berbahagia adalah ketika kita hidup dalam persetujuan secara sadar oleh Bapa surgawi kita yang baik. Ia begitu baik kepada kita, dan kita begitu bahagia untuk menyenangkan Dia yang sangat kita kasihi. Orang jahat dapat menuduh kita “legalis,” namun kita sangat senang hidup dekat dengan Yesus, dan tinggal di dalam celah Batu Karang perlindungan dan yang demikian kokoh dan memberi kemampuan.
(5) Berlawanan dengan keempat kesalahan di atas, yang menunda pemisahan dari
dosa sampai masa berikutnya, ada kesalahan kelima: Ada orang-orang yang mengaku mereka memiliki kesempurnaan tabiat dan tidak berdosa selama berbulan-bulan atau bertahuntahun.
Sebagian dari kelompok itu bepergian dari satu tempat ke tempat lain, dan mengajarkan bahwa semua dosa masa kini dan masa depan dapat secara instan dihapuskan—tidak pernah kembali. Semua yang diperlukan agar pencobaan dihapuskan untuk selamanya dari kehidupanmu adalah percaya kepada si pembicara yang berdiri di hadapanmu dan oleh karenanya begitu segera, malam itu! Namun WASPADALAH TERHADAP ORANG-ORANG SEPERTI ITU! Pernyataanpernyataan Roh Nubuat adalah jelas bahwa semakin dekat kita datang kepada Kristus, semakin besar kita akan merasakan ketidaklayakan kita, kelemahan dan kebutuhan kita yang besar akan kasih karuniaNya yang memberi kemampuan. Kita diajarkan bahwa orang-orang yang hidup paling dekat dengan Tuhan adalah orang-orang yang paling akhir memamerkan kebaikan mereka atau mengatakan kepada orang lain bahwa mereka tidak berdosa.
Umat Tuhan dapat menjadi begitu dekat dengan Tuhan sebagai anak-anakNya yang penuh percaya, dan kemudian ditipu ke dalam penerimaan ajaran yang palsu ini bahwa mereka sekarang sempurna. Segera saja, Setan masuk ke dalam pikiran mereka. Kita mengetahui contoh-contoh di mana istri-istri orang Kristen menerima ajaran ini dan, dalam waktu seminggu, meninggalkan suami-suami mereka dan melakukan hubungan seks dengan “pria sempurna” yang berkeliling yang menguasai pikiran mereka. Mereka diperdaya untuk meninggalkan Kitab Suci dan kepercayaan kepada Kristus, dan sebagai gantinya meletakkan iman mereka dalam perkataan “orang kudus” yang belum pernah mereka temui sebelumnya.
Sahabat, di luar Kristus anda bukan apa-apa! Di luar Dia anda hilang dan menjadi tawanan Setan. Di dalam Kristus, anda adalah anakNya yang taat. Hanya melalui kekuatanNya anda dapat menjauh dari satu dosapun hanya melalui pertolonganNya yang terus menerus anda dapat menahan satu pencobaan. Janganlah meninggalkan Kristus dan ketaatan yang rendah hati dan terus menerus kepada FirmanNya karena seseorang datang dan menawarkan kepada anda suatu jalan yang mudah dan lebih cepat. Ketika anda berpaling dan mengikut orang ini, anda telah meninggalkan salib dan bait suci. Anda telah meletakkan salib perlawanan terus menerus terhadap dosa, dan anda telah meninggalkan bait suci di mana Iman Besar anda menguatkan anda dari waktu ke waktu bagi pertempuran untuk berpegang kepadaNya.
Apakah pengalaman Kristen yang sejati? Itu adalah seperti seorang anak berumur tiga tahun yang berpegang erat di sisi ibunya, memegang tangannya dengan erat, ketika mereka bersama- sama menyeberangi jalan yang ramai.
Tidak seorangpun, TIDAK SEORANGPUN yang menjadi murid Kristus yang sejati akan pernah berbicara tentang ketidak-berdosaannya atau mengatakan kepada orang lain bahwa mereka dapat secara instan meninggalkan dosa-dosa mereka selamanya. Apakah anda mengetahui jalan sejati menuju surga? Maka sediakanlah waktu setiap hari untuk membaca Alkitab dan Roh Nubuat, dan anda tidak akan salah jalan. Ketika anda menemukan diri anda di dalam sebuah kelompok di mana kesalahan sedang diajarkan, keluarlah dari tempat itu sesegera mungkin! Namun sampaikanlah sebuah peringatan sebelum anda pergi; mohonlah kepada teman-teman dan orang-orang terkasih anda untuk meninggalkan tempat itu juga. LOR adalah salah satu kelompok yang mengajarkan kesalahan tentang penghapusan dosa secara instan (lihat traktat kami tentang LOR). Orang-orang yang menerima ajaran itu telah membiarkan pikiran mereka diperangkap oleh Setan pada malam itu juga. Ellen White menghadapi pengajar seperti itu pada masa awal pelayanannya. Ia menemukan bahwa orang-orang seperti itu sangat terlibat dalam perzinahan rahasia dengan orang-orang yang bukan pasangan perkawinan mereka. Beberapa waktu yang lalu sebuah kelompok LOR (yang mengatakan bahwa mereka bukan dari LOR) datang ke sebuah kota kecil di Pantai Timur. Mereka memperangkap beberapa umat Advent yang setia, dan segera setelah itu, salah satu dari mereka (seorang pria yang telah meninggalkan istrinya dan seorang anak di Georgia beberapa tahun yang lalu) menjalin hubungan seks dengan salah satu dari para istri yang terperangkap tersebut. Kita mengetahui pengalaman-pengalaman lainnya di tempat lain.
Ketika seorang pria berusaha menjadi tuhannya sendiri, ia menjadi seorang tawanan setan yang tidak berdaya.
Bahan berikut ini telah dikutip dari dua traktat yang dikumpulkan oleh penulis di musimsemi tahun 1980: You Can Overcome llC-1] dan Center of the Crisis llC-2].
Masalah utama dalam krisis mendatang bukanlah pemeliharaan hari Minggu, bukan juga pemeliharaan Sabat, melainkan ketaatan kepada Firman Tuhan. Anda akan mempelajari pelajaran yang amat menarik berikutnya.

1. KRISTUS SEDANG MENUNGGU KITA UNTUK BEKERJA SAMA DENGAN DIA UNTUK MELAKUKAN PEKERJAAN KHUSUS DALAM PERSIAPAN BAGI KEDATANGANNYA YANG KEDUA

“Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.” Kristus sedang menunggu dengan pengharapan yang penuh bagi penyataan DiriNya di dalam Gereja. Ketika tabiat Kristus akan dihasilkan kembali secara sempurna di dalam umatNya, maka Ia akan datang untuk mengakui mereka sebagai milikNya. “Adalah hak istimewa bagi setiap orang Kristen bukan saja menantikan melainkan mempercepat kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus, 2 Petrus 3:12. Seandainya semua orang yang mengakui namaNya menghasilkan buah bagi kemuliaanNya, betapa cepat seluruh dunia akan ditabur dengan benih Injil. Segera panenan besar terakhir akan masak, dan Kristus akan datang untuk mengumpul-kan milikNya yang berharga.”-Christ’s Object Lesson, 69:1-2.
Jelaslah bahwa kebenarannya adalah bahwa Kristus sedang menunggu kita untuk meninggalkan dosa-dosa kita. Sebaliknya, kesalahan yang diajarkan oleh banyak orang pada saat ini adalah bahwa Kristus sedang menunggu kita untuk menerima kenyataan bahwa dosa tidak dapat dihapuskan dalam kehidupan ini. Dengan melakukan ini, kita akan menjadi “benar di dalam Kristus” dan siap bagi Kedatangan Kedua.
Kebenarannya adalah bahwa pembenaran oleh Kristus tidak menutupi dosa-dosa yang diketahui namun tidak ditinggalkan! Ya, hanya Kristus yang dapat menghapus dosa-dosa kita, namun ia tidak akan melakukannya tanpa kerja sama kita. Kita harus berperang melawan pencobaan dan mengarahkan kehendak kita kepada tugas ini. Namun, tanpa dedikasi sepenuhnya kepada Yesus, peperangan dan kehendak itu sia-sia. Usaha kerja sama itulah yang berhasil; Yesus tidak akan melakukannya bagi kita tanpa kesediaan dan usaha kita, dan kita tidak akan pernah, tidak akan pernah melakukannya tanpa kuasaNya yang besar. Bagian yang dilakukan Yesus adalah teramat besar, dan bagian yang kita lakukan adalah teramat kecil;
namun tanpa bagian kita yang kecil itu, kemenangan dan kesucian tidak akan diperoleh.

2. PEKABARAN YANG PENTING ADALAH DI DALAM GREAT CONTROVERSY 423-424 (KEMENANGAN AKHIR)

Sebuah bacaan yang penuh kuasa, salah satu bagian yang terpenting dalam Great Controversy terdapat dalam halaman 423-425 dalam buku tersebut. Bagian ini menjelaskan pekerjaan khusus kita, dan alasan bagi penundaan itu. Anda perlu membacanya dengan teliti:
“Topik tentang Bait Suci adalah kunci yang membukakan misteri kekecewaan di tahun 1844. Itu membuka kepada pemandangan tentang satu sistem kebenaran yang lengkap, yang berhubungan dan selaras, yang menunjukkan bahwa tangan Tuhan telah mengarahkan gerakan advent yang besar dan menyatakan tugas masa kini yang menyatakan kedudukan dan pekerjaan umat Tuhan … Terang dari Bait Suci memancar di masa lalu, masa kini dan di masa depan… “Namun umat ini belum siap bertemu dengan Tuhan mereka. Masih ada pekerjaan persiapan yang harus diselesaikan oleh mereka. Terang harus diberikan, yang mengarahkan pikiran mereka kepada bait Tuhan di surga; dan mereka dengan iman harus mengikuti Iman Besar mereka dalam pelayananNya di sana, tugas-tugas baru akan dinyatakan. Pekabaran peringatan dan petunjuk lain harus diberikan kepada gereja.
“Kata nabi itu: “Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatanganNya? Dan siapakahyang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.’ Maleakhi 3:2,3. orang-orang yang sekarang hidup di atas bumi ketika Pengantaraan Kristus berakhir di bait suci di atas haruslah berdiri di hadapan Tuhan yang kudus tanpa seorang pengantara. Jubah mereka haruslah tanpa noda, tabiat-tabiat mereka haruslah dimurnikan dari dosa dengan darah yang dipercikkan. Melalui kasih karunia Tuhan dan usaha usaha rajin mereka, mereka harus menjadi pemenang dalam peperangan dengan iblis. Ketika pengadilan pemeriksaan berlangsung di surga, sementara dosa-dosa orang-orang percaya yang penuh penyesalan dihapuskan dari bait suci, haruslah ada suatu pekerjaan khusus penyucian, penghapusan dosa, di antara umat Tuhan di atas bumi. Pekerjaan ini lebih jelas dinyatakan dalam pekabaran dalam Wahyu 14.
“Ketika pekerjaan ini telah diselesaikan, para pengikut Kristus akan siap bagi kedatanganNya. “Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.” Maleakhi 3:4. Kemudian gereja yang pada kedatangan Tuhan kita akan diterima kepada DiriNya akan menjadi ‘gereja yang cemerlang, tanpa cacat, atau kerut, atau sesuatu serupa itu.’ Efesus 5:27.
Kemudian ia akan ‘muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya” Kidung Agung 6:10.” –Great Controversy, 423:1, 424:4, 425:2.
Catatan: Tiga bacaan di atas berisikan inti dari pekabaran buku Kemenangan Akhir. Jelaslah dari bacaan di atas bahwa “tugas istimewa” dari umat Advent adalah TAAT KEPADA HUKUM TUHAN. Inilah yang disebut dengan “kesempurnaan tabiat.” Namun dapat dipahami,
karena inilah masalah mendasar dalam pertentangan besar antara Kristus dan Setan. Tidak ada yang rumit di sini, tidak ada yang membingungkan. Ini semata-mata masalah penurutan kepada perkataan Tuhan, sebagaimana disampaikan dalam tulisan-tulisan IlhamNya. Kita akan dapat memahami secara lebih baik dengan membaca bacaan itu berulang-ulang.

3. KESEMPURNAAN TABIAT ADALAH TUJUAN YANG DITENTUKAN DI DEPAN KITA

“Tidak seorangpun perlu gagal mencapai, di dalam dunianya, kesempurnaan tabiat Kristen. Melalui pengorbanan Kristus, kesempatan telah diberikan bagi orang percaya untuk
menerima segala sesuatu yang berkenaan dengan kehidupan dan kesalehan. Tuhan memanggil kita untuk mencapai standar kesempurnaan dan menempatkan di hadapan kita teladan tabiat Kristus. Dalam kemanusiaanNya, yang disempurnakan dengan kehidupan yang terus menerus melawan kejahatan, Juruselamat kita menunjukkan bahwa melalui kerja sama dengan Keilahian, manusia dapat dalam kehidupan ini memperoleh kesempurnaan tabiat. Inilah jaminan Tuhan kepada kita bahwa kita juga dapat memperoleh kemenangan yang lengkap.” -Acts of the Apostles, 531:2
“Kita belum sempurna; namun adalah hak istimewa kita untuk melepaskan diri dari jeratan-jeratan diri dan dosa, dan maju menuju kesempurnaan. Kesempatan-kesempatan yang besar, tujuan-tujuan yang tinggi dan kudus, ditempatkan di dalam jangkauan semua orang.” – Acts of Apostles, 565:01.
“Kristus datang agar Ia dapat menciptakan citra Tuhan di dalam manusia.”-Desire of Ages, 478:2.
“Tuhan hanya akan menerima orang-orang yang telah memutuskan untuk memiliki tujuan yang tinggi. Ia menempatkan setiap agen manusia di dalam kewajian untuk melakukan yang terbaik. Kesempurnaan moral dituntut dari semua orang. Kita tidak pernah boleh menurunkan standar kebenaran untuk memberi tempat kepada kecenderungan-kecenderungan alami atau yang dipelihara un-tuk berbuat kesalahan. Kita perlu memahami bahwa ketidaksempurnaan tabiat adalah dosa. Segala sifat tabiat yang benar berdiam di dalam Tuhan sebagai satu keseluruhan yang sempurna dan harmoni, dan setiap orang yang menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadinya diberi hak istimewa untuk memiliki sifat-sifat tersebut.”- Christ Object Lessons, 330:2.

4. SEMUA ORANG YANG BERSEDIA BAGI KEDATANGAN KEDUA AKAN MEMILIKI KESEMPURNAAN TABIAT

“Sebagaimana tabiat Henokh, setiap orang yang hendak ditebus dari antara manusia harus memiliki kekudusan tabiat pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali,”-8 Testimonies, 331:3.
“Kita tidak akan pernah melihat Tuhan kita dalam damai, kecuali jiwa kita tidak bernoda.
Kita harus menjadi citra Kristus yang sempurna… Kita tidak akan pernah memperoleh keadaan ini tanpa usaha yang sungguh-sungguh. Kita harus bergumul setiap hari melawan kejahatan di
luar dan dosa dari dalam, jikalau kita hendak mencapai kesempurnaan tabiat Kristen.”- Review, 30 Mei 1882, par.1.
“Ketika Kristus akan datang, tubuh-tubuh kita yang fana harus diubahkan, dan dijadikan seperti tubuhNya yang kudus, namun tabiat yang jahat tidak akan dijadikan kudus pada saat itu.
Perubahan tabiat harus terjadi sebelum kedatanganNya. Sifat-sifat kita haruslah suci dan kudus; kita harus memiliki pikiran Kristus, sehing-ga Ia dapat melihat dengan senang hati citraNya dicerminkan di dalam jiwa-jiwa kita.”-Our High Calling, 278:3.

5. KESEMPURNAAN TABIAT HARUS DIPEROLEH SEKARANG SELAMA JAM-JAM PENCOBAAN INI

“Ketika Ia datang, Ia datang bukanlah untuk membersihkan kita dari dosa-dosa kita, ataupun menghilangkan cacat-cacat dari tabiat-tabiat kita, ataupun menyembuhkan kita dari kekurangan-kekurangan sifat dan kelakuan kita. Jika ditempakan kepada kita sama sekali, pekerjaan ini seluruhnya harus diselesaikan sebelum saat itu. Ketika Tuhan datang, orang-orang yang kudus akan tetap kudus. Orang-orang yang telah memelihara tubuh dan roh mereka dalam kekudusan, dalam kesucian dan kehormatan, pada saat itu akan menerima sentuhan akhir dari kekekalan. Namun orang-orang yang tidak adil, tidak kudus, dan kotor akan tetap demikian selamanya. Pada saat itu tidak akan ada pekerjaan yang dilakukan bagi mereka untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan mereka dan memberikan mereka tabiat-tabiat kudus.
Sang Penyempurna pada saat itu tidak akan duduk untuk melakukan proses penyempurnaan dan menghapuskan dosa-dosa dan kerusakan-kerusakan mereka. Ini semua haruslah diselesaikan dalam jam-jam pencobaan ini. Sekaranglah pekerjaan ini harus diselesaikan bagi kita.” -2 Testimonies 355:1.

6. KESEMPURNAAN TABIAT HARUS DICAPAI SEKARANG SEMENTARA PENDAMAIAN
BERLANGSUNG MELALUI IMAN DI DALAM DARAHNYA YANG MEMPERDAMAIKAN

“Sekarang sementara Imam Besar kita sedang melakukan pendamaian bagi kita, kita harus berusaha untuk menjadi sempurna di dalam Kristus. Bahkan tidak melalui satu pikiranpun Juruselamat kita dapat dibuat menyerah kepada kuasa pencobaan. Setan menemukan di dalam hati manusia beberapa hal di mana ia dapat memijakkan kakinya; beberapa keinginan berdosa disambut, yang melaluinya pencobaan-pencobaannya memperoleh kuasa mereka. Namun Kristus menyatakan tentang DiriNya: “Penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diriKu.” Yohanes 14:30. Setan tidak dapat menemukan apapun di dalam Anak Tuhan yang memungkinkannya untuk memperoleh kemenangan. Ia telah memelihara hukum-hukum BapaNya, dan tidak ada dosa di dalam DiriNya sehingga Setan dapat menggunakan demi keuntungannya. Inilah keadaan yang harus ditemukan di dalam orang-orang yang akan berdiri pada masa kesukaran.
“Di dalam kehidupan inilah kita harus memisahkan diri kita dari dosa, melalui iman di dalam darah Kristus yang memperdamaikan… Tidak ada seorangpun dapat mengabaikan atau
menunda pekerjaan ini tanpa memberi bahaya yang mengerikan bagi jiwa-jiwa mereka.”-Great Controversy, 623:1-2. “Seandainya Yakub sebelumnya tidak bertobat dari dosanya ketika memperolah hak
kesulungan melalui penipuan, Tuhan tidak akan mendengarkan doanya dan dengan kemurahan hati menyelamatkan hidupnya. Maka, di masa kesukaran, jikalau umat Tuhan masih menyimpan dosa-dosa yang belum diakui ketika disiksa dengan rasa takut dan kesedihan yang mendalam, mereka akan dikuasai; rasa putus ada akan memotong iman mereka, dan mereka tidak dapat memiliki kepercayaan untuk memohon kebebasan kepada Tuhan. Namun sementara mereka memiliki rasa ketidakberhargaan yang mendalam, mereka tidak menutupi kesalahan-kesalahan.
Dosa-dosa mereka melalui penghakiman dan telah dihapuskan sebelumnya, dan mereka tidak dapat mengingat-ingat dosa-dosa itu lagi,” -Great Controversy, 620:1. “Setan menggiring banyak orang agar percaya bahwa Tuhan akan mengabaikan ketidaksetiaan mereka dalam urusan-urusan kecil dalam kehidupan; namun Tuhan menunjukkan dalam menangani Yakub bahwa Ia tidak akan mengecualikan atau mentoleransi kejahatan.’ Semua orang yang berusaha untuk mencari alasan atau menutupi dosa-dosa mereka, dan mengizinkan dosa-dosa itu tetap berada di dalam buku surga, tanpa diakui ataupun diampuni, maka mereka akan dikalahkan oleh Setan. Semakin tinggi profesi mereka dan semakin terhormat kedudukan yang mereka pegang, semakin menyedihkan jalan mereka di hadapan Tuhan dan semakin pasti kemenangan dari musuh besar mereka. Orang-orang yang menunda suatu persiapan bagi hari Tuhan tidak dapat memperolehnya di masa kesukaran atau masa setelahnya. Kasus yang sedemikian itu semuanya sia-sia.” -Great Controversy, 620:2.
“Meterai Tuhan tidak akan pernah ditempatkan pada dahi pria atau wanita yang tidak suci. Semua orang yang menerima meterai itu haruslah tanpa noda di hadapan Tuhan.” -5 Testimonies, 216:2.
“Apakah yang engkau lakukan, saudara-saudara dalam pekerjaan persiapan yang besar? Orang-orang yang bersatu dengan dunia sedang menerima tempaan duniawi dan bersiap bagi tanda binatang itu. Orang-orang yang tidak percaya kepada dirinya sendiri, yang
merendahkan dirinya di hadapan Tuhan dan memurnikan jiwa-jiwa mereka dengan menuruti kebenaran, mereka ini sedang menerima tempaan surgawi dan bersiap bagi meterai Tuhan pada dahi mereka. Ketika undang-undang dikeluarkan dan stempel dicapkan, tabiat mereka akan tetap murni dan tanpa cacat bagi kekekalan.
“Sekaranglah saat bagi persiapan. Meterai Tuhan tidak akan diberikan pada dahi pria dan wanita yang tidak suci. Meterai itu tidak akan diberikan pada dahi pria dan wanita yang ambisius dan mencintai dunia. Meterai itu tidak akan diberikan pada dahi pria dan wanita dengan lidah palsu atau hati penuh tipuan. Semua orang yang menerima meterai haruslah tanpa noda di hadapan Tuhan, calon-calon penghuni surga.” -5 Testimonies, 216:2. [Bacalah dengan teliti bacaan-bacaan berikut untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang pengalaman umat Tuhan pada masa itu: 5 Testimonies 207-216, 467-476, Early Writings 269-
271.]


7. METERAI AKAN DIBERIKAN KEPADA ORANG-ORANG YANG MENCAPAINYA

“Apakah kita berusaha dengan segala kuasa kita untuk mencapai keadaan pria dan wanita di dalam Kristus? Apakah kita sedang mencari kepenuhanNya, terus maju menuju tanda
yang ditentukan di depan kita yaitu kesempurnaan tabiatNya? Ketika umat Tuhan mencapai tanda ini, mereka akan dimeteraikan pada dahi mereka. Dipenuhi dengan Roh, mereka akan
menjadi lengkap di dalam Kristus, dan malaikat pencatat akan menyatakan, ‘Telah selesai.’ “- Our High Calling, 150:6.
“Tidak seorangpun dari antara kita akan menerima meterai Tuhan sementara tabiat-tabiat kita masih memiliki satu noda atau cacat padanya. Terserah kepada kita untuk menyembuhkan kelemahan-kelemahan di dalam tabiat-tabiat kita, untuk membersihkan bait suci jiwa dari setiap kenistaan. Maka kemudian hujan akhir akan turun ke atas kita seperti hujan awal turun ke atas para murid pada Hari Pentakosta.”-5 Testimonies, 214:2. “Saya melihat bahwa tidak ada seorangpun mendapat bagian dalam “kelegaan” kecuali
mereka memperoleh kemenangan atas setiap kepungan, atas kebanggaan diri, mementingkan diri sendiri, kecintaan kepada dunia, dan atas segala perkataan dan tindakan yang salah.” Early
Writings, 71:2.

“Orang-orang yang menang dalam setiap perkara, dan berdiri dalam setiap ujian dan menang, apapun harga yang harus dibayarkan, telah mendengarkan nasihat Saksi Hidup itu, dan mereka akan menerima hujan akhir, dan menjadi layak bagi pengubahan.” –1 Testimonies,187:1.

8. KESEMPURNAAN TABIAT TIDAK BOLEH DIABAIKAN HINGGA SETELAH HUJAN
AKHIR DAN PEMETERAIAN

“Saya juga melihat bahwa banyak orang tidak menyadari bagaimana mereka seharusnya agar hidup di hadapan Tuhan tanpa seorang imam besar di dalam bait suci selama masa kesukaran. Orang-orang yang menerima meterai Tuhan yang hidup dan dilindungi di dalam masa kesukaran harus mencerminkan citra Yesus sepenuhnya.
“Saya melihat bahwa banyak orang mengabaikan persiapan yang sangat diperlukan dan menunggu waktu “kelegaan” dan “hujan akhir” untuk melayakkan mereka agar berdiri di hari Tuhan dan hidup di hadapanNya. Oh, betapa banyak yang saya lihat dalam masa kesukaran
tanpa sebuah perlindungan! Mereka telah mengabaikan persiapan yang sangat diperlukan; sehingga mereka tidak dapat menerima kelegaan yang harus dimiliki semua orang agar mereka layak hidup di hadapan Tuhan yang kudus.” – Early Writings, 71:1-2.

9. KITA HARUS BERSIAP SEKARANG UNTUK APA YANG AKAN TERJADI DI DEPAN KITA

“Kita percaya tanpa suatu keraguan bahwa Kristus akan datang segera. Ini bukanlah sebuah dongeng bagi kita; ini adalah kenyataan. Kita tidak memiliki keraguan, kita juga tidak
memiliki keraguan selama bertahun-tahun, bahwa ajaran-ajaran yang kita pegang saat ini adalah kebenaran masa kini, dan bahwa kita sedang mendekati penghakiman. Kita sedang bersiap-siap untuk menemui Dia, yang dikawal oleh para malaikat kudus, akan muncul di awanawan di langit untuk memberikan kepada orang-orang yang setia dan adil sentuhan terakhir dari kekekalan.” -2 Testimonies, 355:1.
“Adalah sesuatu yang khidmat jikalau kita mati, namun jauh lebih khidmat jikalau kita hidup. Setiap pikiran dan perkataan dan perbuatan dalam hidup kita akan berhadapan dengan
kita lagi. Apa yang kita lakukan di masa pencobaan, itu akan tetap pada kita hingga kekekalan.
Kematian membawa kehancuran kepada tubuh, namun tidak mengubah tabiat. Kedatangan Kristus tidak mengubah tabiat-tabiat kita; itu hanya menetapkannya selamanya tanpa dapat
diubah-ubah lagi.” -5 Testimonies, 466:2.
“Jadikanlah rumah anda suasana yang harum dengan keprihatinan yang lembut. Jikalau anda menjadi diasingkan dan telah gagal menjadi orang-orang Kristen Alkitabiah, bertobatlah;
karena tabiat yang anda miliki di masa pencobaan ini akan menjadi tabiat yang anda miliki pada kedatangan Kristus. Jikalau anda ingin menjadi orang kudus di surga, pertama-tama anda harus menjadi orang kudus di bumi. Sifat-sifat tabiat yang anda sukai di dalam kehidupan ini tidak akan berubah karena kematian atau karena kebangkitan. Anda akan bangkit dari kubur dengan sifat yang sama yang anda tunjukkan di dalam rumah dan dalam masyarakat. Yesus tidak mengubah tabiat pada saat kedatanganNya. Pekerjaan pengubahan harus dilakukan sekarang. Kehidupan kita sehari-hhari menentukan nasib kita.” -Adventist Home, 16:2.
“Ideal Tuhan bagi anak-anakNya adalah lebih tinggi daripada yang dapat dicapai oleh pikiran manusia yang tertinggi. ”Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Perintah ini adalah sebuah janji. Rencana keselamatan merenungkan pemulihan sempurna dari kuasa Setan. Kristus selalu memisahkan jiwa yang penuh penyesalan dari do-sa. Ia datang untuk menghancurkan pekerjaan-pekerjaan iblis, dan Ia telah membuat ketetapan bahwa Roh Kudus akan diberikan kepada setiap jiwa yang bertobat, untuk menjaganya dari berbuat dosa. Ideal tabiat Kristen adalah keserupaan dengan Kristus. Sebagaimana Anak Manusia adalah sempurna dalam kehidupanNya, demikianlah para
pengikutNya harus sempurna dalam kehidupan mereka.” –Desire of Ages, 311:2, 4.
“Orang yang akan masuk ke surga haruslah memiliki sebuah tabiat yang tanpa noda atau kerut atau serupa itu. Tidak ada kenajisan yang dapat masuk ke sana. Di dalam semua penghuni yang telah diselamatkan tidak ada satu kelemahanpun dapat terlihat.”-Messages to Young People, 144:2.
“Tuhan menuntut kesempurnaan anak-anakNya. HukumNya adalah sebuat tulisan dari tabiatNya, dan adalah standar bagi semua tabiat. Standar yang tidak terbatas ini dinyatakan kepada semua orang sehingga tidak akan ada kesalahan tentang jenis umat yang akan dimiliki Tuhan sebagai pembentuk kerajaanNya.”-Christ Object Lessons, 315:1.
“Citra Tuhan itu sendiri haruslah dihasilkan kembali di dalam kemanusiaan. Kehormatan Tuhan, kehormatan Kristus, meliputi kesempurnaan tabiat umatNya.”-Desire of Ages, 671:3.
“Setiap orang yang dengan iman menuruti hukum-hukum Tuhan, akan mencapai keadaan ketidak-berdosaan seperti Adam hidup sebelum pelanggarannya.” -Maranatha, 224:5.
“Hanya orang-orang yang melalui iman di dalam Kristus menuruti seluruh hukum Tuhan akan mencapai keadaan ketidak-berdosaan di mana Adam hidup sebelum pelanggarannya. Mereka akan menyaksikan kasih mereka kepada Kristus dengan menuruti segala perintahNya.”
8 Manuscript Releases, 99:2.
“Sementara kita tidak dapat menuntut kesempurnaan tubuh, kita dapat memperoleh kesempurnaan jiwa Kristen.” –2 Selected Messages, 32:3.

10. KAPANKAH KITA MEMASUKI PENGADILAN BAGI ORANG YANG HIDUP

“Hukum Tuhan adalah standar yang melaluinya tabiat dan kehidupan manusia akan diuji di dalam penghakiman.. Setiap pekerjaan manusia ditinjau kembali di hadapan Tuhan, dan dicatat baik kesetiaan maupun ketidaksetiaannya. Di hadapan setiap nama di dalam buku-buku surgawi terdapat, dalam ketepatan yang mengerikan, setiap perkataan yang salah, setiap tindakan yang mementingkan diri sendiri, setiap kewajiban yang tidak dipenuhi, dan setiap dosa yang dirahasiakan… Yesus akan muncul sebagai pembela mereka, memohon demi mereka di hadapan Tuhan… Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang
yang melalui Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka. “-Great Controversy, 482:2, 1,4.
“Sementara buku catatan dibuka dalam penghakiman, kehidupan orang-orang yang telah percaya kepada Yesus ditinjau kembali di hadapan Tuhan. Dimulai dari orang-orang yang pertama hidup di bumi ini, Pembela kita menyampaikan kasus dari masing-masing generasi, dan menutupnya dengan orang-orang yang hidup… Ketika ada orang yang masih memiliki dosa yang masih tercatat di da-lam buku kehidupan, yang tidak diakui dan diampuni, nama-nama mereka akan dihapuskan dari buku kehidupan, dan catatan perbuatan baik mereka akan dihapuskan dari buku ingatan Tuhan. Tuhan menyatakan kepada Musa: “Siapa yang berdosa kepadaKu, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitabKu. Keluaran 32:33.” –Great Controversy, 483:1.
“Semua orang yang benar-benar bertobat dari dosa, dan dengan iman menuntut darahKristus sebagai pengorbanan pen-damaian mereka, telah memperoleh pengampunan masuk terhadap nama mereka di dalam buku-buku surgawi; sementara mereka mendapat bagian dalam pembenaran oleh Kristus, dan tabiat-tabiat mereka ditemukan selaras dengan hukum Tuhan, dosa-dosa mereka akan dihapuskan, dan mereka sendiri akan dihitung layak bagi kehidupan kekal. Tuhan berfirman, “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu
oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” Yesus berkata, ”Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya
dari kitab kehidupan.””-Great Controversy, 483:2.
“Pengantara ilahi itu menyampaikan permohonan bahwa semua orang yang telah menang melalui iman di dalam darahNya agar diampuni dari pelanggaran-pelanggaran mereka, sehingga mereka dapat dikembalikan ke dalam rumah Eden mereka, dan diberi mahkota sebagai pewaris bersama DiriNya pada ‘pemerintahan yang dahulu.’ Mikha 4:8. Setan dalam usaha-usahanya untuk menipu dan mencobai umat manusia telah berpikir untuk menghancurkan rencana ilahi di dalam penciptaan manusia; namun Kristus sekarang meminta
bahwa rencana itu harus dilaksanakan seolah manusia tidak pernah jatuh.” -Great Controversy, 484:0.

11. YESUS SEDANG MEMOHON BAGI KITA

“Yesus tidak memaafkan dosa-dosa mereka, namun menunjukkan penyesalan dan iman mereka, dan, menuntut bagi mereka pengampunan. Ia mengangkat tanganNya yang terluka di hadapan Bapa dan para malaikat kudus, dan berkata: Aku mengenal mereka. Aku telah mengukirkan nama mereka di telapak tanganKu… Maka akan dinyatakan kegenapan yang lengkap dari perjanjian baru: sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”-Great Controversy, 484:2-485:1.
“Pekerjaan pengadilan pemeriksaan dan penghapusan dosa harus diselesaikan sebelum kedatangan Tuhan kedua kali… Do-sa-dosa yang belum ditinggalkan dan diakui tidak akan diampuni dan dihapuskan dari buku-buku kehidupan, namun akan tetap ada sebagai saksi melawan orang berdosa pada hari Tuhan.”-Great Controversy, 485:2, 486:2.

12. SEKARANG KITA HARUS BERSIAP BAGI PENGADILAN PEMERIKSAAN

“Bait suci di surga adalah pusat pekerjaan Kristus demi manusia. Tempat ini berkenaan dengan setiap jiwa yang hidup di bumi. Tempat ini membuka rencana keselamatan, membawa kita kepada penutupan masa, dan menyatakan masalah kemenangan dalam pertarungan antara kebenaran dan dosa… Pengantaraan Kristus demi manusia di dalam bait suci di atas adalah begitu mendasar bagi rencana keselamatan sebagaimana kematianNya di kayu salib.
Dengan kematianNya Ia memulai pekerjaan yang setelah kebangkitanNya Ia naik ke surga untuk menyelesaikannya di surga. Kita harus melalui iman masuk ke belakang tabir, ‘di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita.’ Ibrani 6:20. Di sana terang dari kayu salib Kalvari tercermin. Di sana mereka dapat memperoleh pandangan yang lebih jelas tentang misteri-misteri penebusan. Keselamatan manusia dicapai dengan harga yang tak terhingga di surga; pengorbanan disamakan dengan tuntutan terluas dari hukum Tuhan yang dilanggar. Yesus telah membuka jalan menuju kepada takhta Bapa, dan melalui pengantaraanNya, keinginan yang tulus dari semua orang yang datang kepadaNya dalam iman akan disampaikan di hadapan Tuhan… “Jikalau orang-orang yang menyembunyikan dan memaafkan kesalahan-kesalahan mereka dapat melihat bagaimana Setan bersukaria atas mereka, bagaimana ia mengejek Kristus dan para malaikat melalui jalan hidup mereka, mereka akan segera mengakui dosa-dosa mereka dan meninggalkannya. Melalui kelemahan dalam tabiat mereka, Setan bekerja untuk menguasai seluruh pikiran, dan ia mengetahui bahwa jikalau kelemahan-kelemahan ini dipelihara, ia akan berhasil. Maka ia terus menerus berusaha menipu para pengikut Kristus dengan kecanggihan yang mematikan sehingga mereka tidak akan mungkin menang… Maka, janganlah ada orang yang menganggap kelemahan-kelemahan mereka tidak dapat disembuhkan. Tuhan akan memberikan iman dan kasih karunia untuk mengalahkannya.
“Kita sekarang hidup di dalam hari besar pendamaian. Dalam pelayanan perlambangan, sementara imam besar sedang melakukan pendamaian bagi Israel, semua orang dituntut untuk menyesali jiwa-jiwa mereka melalui pertobatan atas dosa dan merendahkan diri di hadapan Tuhan, jikalau tidak, mereka akan dikeluarkan dari antara umat. Demikian juga, semua orang yang menginginkan agar namanya tercatat di dalam buku kehidupan, sekarang ini, dalam sisasisa hari pencobaan mereka, haruslah menyesali jiwa mereka di hadapan Tuhan melalui penyesalan atas dosa-dosa dan bertobat sungguh-sungguh. Harus ada pencarian hari yang mendalam dan setia… Ada peperangan yang sungguh-sungguh di hadapan semua orang yang hendak mengalahkan kecenderungan-kecenderungan jahat yang berperang hendak menguasai.
Pekerjaan persiapan adalah pekerjaan pribadi. Kita tidak diselamatkan secara berkelompok. Kemurnian dan pengabdian seseorang tidak akan menetapkan kebutuhan akan kualitas-kualitas ini pada orang lain. Meskipun seluruh bangsa harus mengalami penghakiman di hadapan Tuhah, namun Ia akan mengadili setiap kasus masing-masing orang dengan penelitian yang cermat dan teliti seolah-olah tidak ada makhluk lain di atas bumi. Setiap orang harus diuji dan ditemukan tanpa cacat atau kerut atau hal serupa itu.” –Great Controversy, 488:3-490:0.

13. PERTENTANGAN DIMULAI DI SURGA TENTANG KETAATAN TERHADAP HUKUM

Pertentangan dimulai di surga tentang perkara apakah ketaatan kepada hukum diperlukan atau bahkan dimungkinkan. Berikut ini beberapa dari banyak pernyataan yang membahas masalah ini: “Dalam Wahyu 14, manusia dipanggil untuk menyembah Sang Pencipta; dan nubuatan menyatakan sebuah kelompok yang, sebagai hasil dari pekabaran tiga malaikat, memelihara hukum-hukum Tuhan.” -Great Controversy, 437:1.
“Berlawanan dengan orang-orang yang memelihara hukum-hukum Tuhan dan memiliki iman kepada Yesus, malaikat ketika menunjukkan kelompok yang lain, yang kepada kesalahan-kesalahan mereka disampaikan suatu peringatan yang mengerikan dan khidmat: “Jikalau
seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya.’ “-Great Controversy, 438:1.
“Ciri isimewa binatang itu, dan oleh karenanya adalah patungnya, adalah pelanggaran atas hukum-hukum Tuhan.” -Great Controversy, 446:1.
“Dalam pertarungan itu, seluruh Kekristenan akan terbagi menjadi dua kelompok besar, orang-orang yang memelihara hukum-hukum Tuhan dan iman kepada Yesus, dan orang-orang
yang menyembah binatang dan patungnya dan menerima tandanya. Meskipun gereja dan negara akan mempersatukan kuasa mereka untuk menyebabkan “semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba” (Wahyu 13:16) untuk menerima tanda pada
tangan kanannya atau pada dahinya,” namun umat Tuhan tidak akan menerimanya.”-Great Controversy, 450:1.
“Roh kepausan adalah roh kompromi kepada kebiasaan-ke-biasaan duniawi, pemujaan kepada tradisi-tradisi manusia di atas hukum-hukum Tuhan yang merembes ke dalam gereja-gereja Protestan dan memimpin mereka untuk melakukan pekerjaan yang sama memuliakan hari Minggu yang telah dilakukan oleh kepausan sebelum mereka.”-Great Controversy, 573:1.
“Yesus, sembari melihat kebawah kepada generasi terakhir, melihat dunia terlibat dalam suatu penipuan yang serupa dengan yang menyebabkan kehancuran Yerusalem. Dosa besar orang Yahudi adalah penolakan mereka kepada Kristus; dosa besar dunia Kristen adalah penolakan mereka kepada hukum Tuhan, landasan dari pemerintahanNya di dalam surga dan di bumi.”-Great Controversy, 22:2.
“Pertentangan besar terakhir antara kebenaran dan kesalahan adalah pertempuran terakhir dari pertentangan tentang hukum Tuhan yang telah berlangsung lama. Ke dalam pertempuran inilah kita sekarang masuk sebuah peperangan antara hukum-hukum manusia dan aturan-aturan Yahwe.” Great Controversy, 582:2.
Krisis yang mengawali pertentangan besar adalah krisis yang akan mengakhirinya. Anda dan saya akan mengambil bagian dalam krisis tersebut! Akankah keputusan kita ada di pihak Tuhan? Akankah kita menyatakan hukum Tuhan yang sempurna? Atau apakah kita akan mendengarkan orang-orang yang begitu besar mencintai dosa, sehingga mereka menyampaikan khotbah dan menulis buku-buku untuk memaafkan dosa itu? Ketika krisis berakhir dan pertentangan itu selesai, maka kekekalan akan dimulai. Kekekalan inilah yang
anda dan saya ingin ambil bagian di dalamnya.
“Salib Kalvari, sementara itu menyatakan hukum yang tak dapat berubah, menyatakan kepada alam semesta bahwa upah dosa adalah maut. Di dalam seruan Juruselamat yang terakhir, “Sudah selesai,’ lonceng kematian Setan berdentang. Pertentangan besar yang telah lama berlangsung pada saat itu telah diputuskan, dan penghapusan kejahatan terakhir telah pasti, Ketika “hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.” Maleakhi 4:1.
“Seluruh alam semesta akan menjadi saksi kepada sifat dan akibat-akibat dosa. Dan pemusnahannya secara keseluruhan, yang pada mulanya akan dapat menakutkan seluruh malaikat dan meng- hinakan Tuhan, sekarang akan menyatakan kasihNya dan menetapkan
kehormatanNya di hadapan alam semesta makhluk yang suka melakukan kehendakNya, danyang di dalam hati mereka adalah hukumNya. Tidak akan pernah ada lagi kejahatan. Firman Tuhan: “kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!” Nahum 1:9. Hukum Tuhan yang telah dituduh oleh Setan sebagai kuk perbudakan, akan dipermuliakan sebagai hukum kebebasan. Suatu ciptaan yang telah teruji dan terbukti tidak akan pernah lagi berpaling dalam kesetiaan kepadaNya yang tabiatNya telah sepenuhnya dinyatakan di hadapan mereka sebagai kasih yang tak terduga dan hikmat yang tak terbatas.”-Great Controversy, 503:3-504:1.
Masa depan adalah cerah, sepanjang kita berpegang kepada Yesus. Ia memiliki kekekalan yang indah menunggu kita. Ia akan menuntun kawanan dombaNya melalui abad-abad kedamaian dan sukacita yang tak terbilang. Hidup tanpa akhir! Oh, sahabatku, kita harus berada di sana! Sekarang menjadi tugas kita untuk mempelajari cara-cara menuju surga. Kemudian, kita akan hidup di sana selama-lamanya. Kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan kita adalah segalanya tentang kekekalan. Orang-orang yang tidak menginginkannya tidak akan berada disana. Namun itulah satu-satunya jalan untuk menjadi benar-benar bahagia!

Saya tahu anda menginginkannya! Semoga Tuhan menolong kita masing-masing untuk tetap setia sampai akhir.

“END OF TIME SERIES”:
PILGRIMS BOOKS
– Box 300 –
ALTAMONT, TN 37301 USA
(Telepon) (931) 692-2777
(Fax) (931) 692-3574

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: